DPRD Desak Pemkot Balikpapan Cari Dana Operasional KPMB

BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id – Mandeknya aliran dana operasional ke sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Kerukunan Pelajar Mahasiswa Balikpapan (KPMB), turut menyita perhatian DPRD Kota Balikpapan.

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Ida Prahastuty mengatakan, tidak seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) bersikap dingin dalam menyikapi permasalahan yang mendera mahasiswa KPMB tersebut.

Ida menilai, ketatnya aturan Permendagri 32/2011 tentang pemberian Bansos dan Hibah, seharusnya bukan menjadi satu-satunya alasan untuk meniadakan dana operasional ke mahasiswa KPMB di tahun 2012 ini. Pasalnya, masih banyak cara lain yang bisa ditempuh tanpa harus melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tidak bijak apabila Pemkot tak mencarikan jalan keluar. Karena mereka ini adalah generasi yang bakal menjadi penerus. Kalau memang Permendagri sudah membatasi Bansos/Hibah, Pemkot harus cari cara lain. Kan bisa minta bantuan ke pihak ke tiga tanpa harus mengambil dana APBD,” katanya, Minggu (26/8/2012).

Ida mengusulkan, Pemkot bergerak mencari sponsor dari perusahaan-perusahaan untuk membantu kegiatan-kegiatan mahasiswa KPMB. Diharapkan, melalui bantuan tersebut program kerja KPMB bisa tetap eksis, termasuk membiayai sewa tiga sekretariat yang saat ini statusnya masih mengontrak.

Seperti diketahui, saat ini ada tiga sekretariat KPMB di pulau Jawa yang statusnya belum permanen. Diantaranya KPMB Jakarta, KPMB Bandung, dan KPMB Surabaya. Sejak tidak mendapatkan dana operasional dari Pemkot, mahasiswa yang menjadi pengurus terpaksa harus merogoh kocek sendiri untuk membiayai sewa sekretariat tersebut.

Tidak hanya itu, sejumlah asrama KPMB yang merupakan aset milik Pemkot, kondisinya saat ini juga butuh perbaikan. Seperti asrama KMPB Samarinda, yang berada di Jl Ramania Dalam RT 48 No 72.

“Sebagian dari mereka adalah mahasiswa yang secara ekonomi kurang mampu. Karena kalau mereka mampu tentu sudah mencari tempat yang lebih layak, bukan tinggal di sekretariat/asrama,” jelas Ida. (*)

 

Penulis : Syaiful Syafar

Editor : Mathias Masan Ola

Sumber : Tribun Kaltim


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s